Menu Close

Jenis pengukur aliran dan cara kerjanya

Jenis pengukur aliran dan cara kerjanya

Jenis Flow Meter LC semakin beragam sesuai dengan kebutuhan, tujuan dan kegunaannya di lapangan. Setiap jenis flow meter juga dapat dikenali berdasarkan ukuran, jenis komponen bahan dan merknya. Ada beberapa kategori flow meter yang harus dijadikan acuan sebelum memilih jenis flow meter yang paling sesuai untuk digunakan.
Pengukur aliran berbasis fungsi dan cara kerjanya
Bergantung pada fungsi dan cara kerjanya, pengukur aliran dapat dibagi menjadi beberapa jenis:

  1. Pengukur aliran USG
    Flowmeter ultrasonik memiliki flensa, sisipan, dan penjepit pada sambungan. Jenis aliran, seperti lumpur atau lumpur, tidak cocok untuk perangkat ini karena pengukur aliran ultrasound umumnya digunakan untuk jenis cairan yang homogen. Anda dapat menggunakannya untuk aliran lambat dan aliran gravitasi.
    Salah satu jenis manset adalah pengukur aliran ultrasonik yang disebut takometer. Flowmeter ultrasonik sangat mudah dipasang, karena tidak perlu mengebor atau memotong tabung dan cukup memasang transduser ultrasonik. Transduser hanya dipasang di bagian luar tabung dan kemudian dipasang.
    Jenis pengukur aliran ultrasonik ini sering disebut sebagai pengukur aliran portabel yang paling praktis. Di pasaran flow meter jenis ini memiliki 3 ukuran yaitu tabung kecil, tabung sedang dan tabung besar.
  2. Pengukur aliran massa termal
    Pengukur aliran massa termal biasanya digunakan untuk mengukur aliran massa, terutama untuk cairan berbentuk gas seperti nitrogen, CNG, udara, gas alam, minyak, dll. Jangan gunakan pengukur aliran termokopel untuk cairan bersuhu tinggi.
  3. Pengukur aliran venturi / pengukur pompa
    Pengukur aliran ini banyak digunakan dalam sistem pompa kebakaran. Laju aliran atau laju aliran air di pompa dapat diperiksa pada pengukur tampilan.
  4. pengukur aliran portabel
    Fungsionalitas alat ini sangat terbatas karena hanya digunakan untuk mengetahui kapasitas aliran atau debit suatu fluida. Perangkat ini biasanya digunakan untuk menghitung kinerja pompa, kinerja mesin, sistem pendingin dan pemeriksaan aliran.
  5. Buka pengukur aliran saluran
    Sistem saluran terbuka seperti sungai, saluran atau parit sangat cocok untuk menggunakan alat ukur jenis ini. Hasil dari pengukuran flowmeter jenis ini adalah dengan menghitung ketinggian permukaan sebagai kecepatan aliran.
    Pengukur aliran saluran terbuka mengukur kecepatan aliran menggunakan waktu transit atau magnetisme dan ketinggian permukaan aliran menggunakan sensor level. Kapasitas aliran yang dihasilkan atau laju aliran yang dihasilkan pada saluran yang dihasilkan merupakan hasil kombinasi kecepatan dan luas penampang.
  6. pengukur aliran diferensial
    Jenis pengukuran flowmeter ini diukur dengan perbedaan tekanan yang dibuat oleh komponen utama. Kemudian, hasil pengukuran aliran berbanding lurus dengan perbedaan tekanan akar yang dihasilkan oleh elemen-elemen tersebut.
    Ada dua komponen utama yang mempengaruhi faktor hasil pengukuran yaitu komponen keluaran dan komponen sensor. Mereka biasanya merupakan elemen yang menyebabkan perbedaan tekanan, seperti venturi, perforasi, dll. Sensornya adalah blower, pengukur tekanan, dan diafragma.
  7. Penghitung area variabel
    Metode pengukuran variable field meter menggunakan prinsip buoyancy melalui tube untuk mengalirkan float sehingga cairan mengalir dari bawah ke atas. Berat pelampung yang dihasilkan akan sama dengan gaya yang dihasilkan oleh aliran. Peningkatan laju aliran relatif diukur dengan densitas fluida bersama dengan luas tabung yang dihitung.
  8. Penghitung turbin
    Pengukuran flowmeter volumetrik dari suatu turbin meter menggunakan pulsa sebagai keluaran atau keluaran dari suatu putaran turbin. Butir-butir ini dihasilkan oleh proses kumparan penangkap ketika mereka menemukan magnet di bilah turbin atau di rotor. Hasil pengukuran laju aliran akan linier dengan frekuensi kumparan penangkap.
  9. Skala perpindahan positif
    Metode pengukuran aliran perpindahan positif jenis ini menggunakan mekanisme untuk mengangkut fluida melalui setiap bagian. Pengukuran sederhana bisa seperti memindahkan air dari satu ember ke ember lain dengan menggunakan sendok. Variasi skala PD, ukuran per bagian dan jumlah klip per revolusi menjadi faktor penentu hasil pengukuran.
  10. Pengukur aliran surya
    Pengukur bahan bakar adalah istilah lain untuk pengukur aliran matahari yang sering digunakan dalam pabrik, transportasi dan fasilitas kehidupan sehari-hari. Alat ini biasa digunakan untuk mengukur cairan solar yang meliputi bahan bakar minyak, bahan bakar medium, minyak bahan bakar berat dan minyak tanah, sehingga dinamakan solar flow meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *