Menu Close

Tanda-tanda konsumsi gula berlebihan oleh tubuh, memperhatikan efeknya pada kesehatan

 Gula adalah bagian integral dari makanan. Gula yang diserap darah bertindak sebagai sumber bahan bakar untuk jaringan tubuh, termasuk otak. Meskipun gula penting untuk metabolisme tubuh, konsumsi berlebihan bisa menjadi negatif.

Gula tersedia dalam berbagai bentuk makanan dan minuman. Dari minuman hingga makanan ringan hingga makanan berat, gula selalu ada. Tidak jarang konsumsi gula menjadi berlebihan. Meskipun asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Gula selalu ditemukan dalam makanan dan minuman olahan. Gula yang ditambahkan ke makanan olahan jauh lebih buruk daripada gula alami di seluruh makanan seperti buah-buahan dan sayuran.

Ketika tubuh mengkonsumsi banyak gula, tubuh menunjukkan beberapa tanda. Seseorang dapat menemukan perubahan dalam metabolisme dan kesehatan umum. Berikut tanda tanda kelebihan asupan gula.

Masalah pencernaan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gula dapat mengurangi variasi bakteri sehat di usus dalam waktu kurang dari seminggu. Ini bisa memperlambat sistem pencernaan. Makanan yang kaya serat secara alami akan memiliki efek positif. Orang yang makan banyak gula biasanya tidak makan banyak serat.

Kembung

Makanan asin diketahui menyebabkan kembung, tetapi makanan yang kaya gula bisa menyebabkan hal yang sama. Penting juga untuk dicatat bahwa jika Anda peka terhadap gula seperti fruktosa (gula dalam buah) dan laktosa (dalam susu), perut Anda akan terasa bengkak dan gejala iritasi pada sistem pencernaan.

Perubahan kulit

Sementara para ahli mengatakan jerawat parah tidak ada hubungannya dengan makanan untuk beberapa orang, banyak penelitian telah menghubungkan jerawat dengan mengkonsumsi terlalu banyak makanan manis. Gula meningkatkan produksi hormon, terutama androgen yang terkait dengan hormon peradangan jerawat. Lepuh ini biasanya muncul di sekitar rahang dan mulut.

Kerutan pada kulit dengan cepat

Makanan kaya gula telah terbukti mempercepat penuaan kulit. Gula makanan terlalu banyak berinteraksi dengan protein dalam darah dan membentuk produk akhir canggih untuk glikosin (EFA). Asam lemak ini merusak protein struktural kolagen dan elastin di kulit. Makanan kaya gula bisa membuat kulit lebih cepat keriput dan terlihat lebih tua.

Perubahan psikologis

Beberapa penelitian mengaitkan gula dengan gangguan suasana hati seperti depresi. Selain perubahan gula darah, gula dapat mengganggu neurotransmiter otak yang mengatur suasana hati.

Sulit tidur di malam hari

Makan makanan manis di dekat waktu tidur dapat menyebabkan insomnia, setidaknya dalam jangka pendek. Bahkan jika Anda bisa tidur, itu tidak akan menjadi tidur yang baik. Anda mungkin tidak bangun dengan baik dengan kadar gula darah rendah di malam hari.

Gangguan kesehatan tulang

Gula adalah penyebab utama kerusakan gigi. Ketika gula menempel pada gigi, ia memakan bakteri di dalam plak yang ada di sana. Ini dapat merusak enamel gigi. Kombinasi gigi berlubang yang terburuk adalah gula dan asam karena merusak enamel gigi. Campuran ini umumnya ditemukan dalam minuman ringan dan energi.

Nyeri sendi

Beberapa penelitian secara teratur mengaitkan minuman manis dengan rheumatoid arthritis pada wanita, mungkin karena peradangan. Studi-studi lain telah menemukan bahwa orang-orang yang minum setidaknya lima minuman manis seminggu lebih mungkin untuk mengembangkan radang sendi.

Masalah berat badan

Gula tidak mengandung serat atau protein, makanan ini tidak memberi Anda perasaan kenyang. Ini karena gula meningkat dengan cepat dan menurunkan gula darah, sehingga tubuh lebih lapar dan membutuhkan lebih banyak gula. Pastikan untuk menyeimbangkan diet Anda dengan nutrisi lain. Makanan yang mengandung serat dan lemak sehat serta protein tanpa lemak membuat tubuh lebih penuh.

Sulit menurunkan berat badan

Bertambahnya berat badan tentu saja disebabkan oleh makan banyak makanan. Makanan yang mengandung banyak gula putih tidak bisa memberi Anda rasa kematian, sehingga mereka cenderung makan lebih banyak kalori. Mengonsumsi makanan ini dalam jumlah banyak bisa menghilangkan rasa lapar, tetapi hanya sementara.

nah,bagaimana apa kalian masih mau konsumsi gula berlebih ?sebelum terlambat jagalah kesehatan kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *